Ponsel
Sekitar 80% orang di dunia ini telah memiliki ponsel. Tapi...apakah Anda tahu fungsi firmware/software yang ada di dalamnya ?Semua teks di bawah ini menerangkan tentang firmware/software ponsel.
Flashing/Program Ulang
Hal ini mudah, seperti format drive C dan meng-install ulang Windows. Dengan melakukan proses flashing / program ulang ponsel, maka akan menghapus semua data di dalamnya dan meng-install firmware ponsel itu kembali. Karena itulah setelah proses flashing selesai, maka semua ring tones atau games akan hilang. Dan karena inilah juga, mengapa proses flashing TIDAK akan dapat dilakukan via Infra Red / Bluetooth. Sebab saat proses penghapusan data berlangsung, driver Infra Infra Red / Bluetooth di ponsel tidak akan dapat bekerja.EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory)
Untuk type ponsel lama, EEPROM adalah berupa chip di dalam ponsel.
Untuk type ponsel baru, EEPROM berada di area memori ponsel.
EEPROM berisi data personal, yang mana isi dari "personal" ini adalah nomor IMEI atau versi software yang ada di dalam ponsel tsb.
EEPROM dapat di flash / di program terpisah dengan menggunakan software EEPROM (untuk type ponsel lama). Dan EEPROM di type ponsel terbaru dapat di flash / di program menggunakan alat flashing, dengan cara melakukan "partial flash" menggunakan alamat EEPROM yang tepat (alamat awal dan akhir).
Hal tersebut berguna untuk repair masalah "Contact Service" (di ponsel Nokia) setelah melakukan kesalahan flashing. Masalah ini adalah karena masalah "ketidak cocokan" antara data di EEPROM dengan versi flash yang ada di ponsel tersebut.
Virgin EEPROM
EEPROM kosong (tak ada data di dalalmnya). Maka setelah ponsel di flash / di program dengan menggunakan Virgin EEPROM, kita harus memasukan nomor IMEI ke dalam EEPROM ponsel tsb.
MCU (Micro Control Unit)
Adalah "Kernel" dari operating system, yang mengatur fungsi-fungsi ponsel. MCU inilah yang perlu di upgrade jika ponsel Anda bermasalah. Sama halnya seperti LINUX, dimana fungsi "Kernel" nya perlu di kembangkan terus menerus untuk mencapai fungsi terbaik.PPM (Post Programming Memory)
Adalah "GUI" dari operating system. PPM diatur dan dikontrol oleh MCU. Dan di dalam PPM terdapat informasi seperti struktur, bahasa, ring tones, dll.
Seperti halnya juga pada Linux, dimana Anda dapat mengubah GUI (KDE atau GNOME) di Kernel yang sama. Anda dapat flash/program PPM terpisah dari MCU nya, sehingga MCU di ponsel Anda tetap, namun bahasa ponsel Anda dapat dirubah-rubah.
Copyright by ATS Communication Indonesia
www.ats-com.com
Senin, Agustus 04, 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar