Selasa, Juli 22, 2008

Apa yang ada dalam pikiran Bapak?

Seorang sekretaris direksi makin sering datang terlambat ke kantor. Pada suatu sore di hari Jumat, tapi menjelang tutup kantor, direktur memanggilnya dan berkata, " Kau gadis yang cantik sekali. Kurasa aku
laki-laki yang paling mujur di kota ini punya sekretaris yang begitu cantik. Aku yakin laki-laki selalu mengajakmu ke klab malam atau ke restoran. Aku hanya ingin tahu, apa kau sudah kencan minggu malam yg akan datang?"
"Akhirnya," pikir si sekretaris, "Inilah kesempatan yang sudah lama kutunggu-tunggu. Akhirnya dia memperhatikan diriku." Maka dia menjawab dengan penuh harap,
"Tidak, saya belum ada rencana. Apa yang ada dalam pikiran Bapak?"
"Yang ada dalam pikiranku adalah ini, " kata direktur. " Tidurlah sore-sore dan tidur yang nyenyak supaya bisa bangun pagi di hari Senin dan tidak datang terlambat lagi ke kantor."

Some Things Wrong

Terdengar kabar bahwa bintang film kungfu, Jacky Chen bersama istrinya berada di sebuah rumah sakit di USA. Konon kabarnya, keluarga ini sedang berbahagia karena menunggu kelahiran anak pertama mereka.
Kemudian, seorang perawat mendatangi mereka sambil menunjukkan bayi mereka yang mungil, cantik, sehat, gemuk, tapi hitam.
"Selamat!", kata sang perawat itu kepada Jacky dan istrinya, "Akan Anda beri nama siapa bayi ini?"
Si Jacky sedikit mengernyitkan dahinya ketika ia memperhatikan bayinya itu, dan berkata, "Sum Ting Wong!"

Asal Muasal Merek Rokok

Pada jaman dulu di sebuah kerajaan Nikotin yang bernama Cigarilos, hiduplah seorang Raja bernama Minak Djinggo. Raja yang memimpin dengan adil dan bijaksana ini, mempunyai seorang putri nan cantik jelita, namanya Sri Wedari.

Suatu ketika putri sedang bermain di halaman, datanglah segerombolan koboi Marlboro. Koboi-koboi itu lalu menculik sang putri. Beberapa waktu kemudian sang Raja menerima surat ancaman dari sang koboi yang isinya: "Wahai Raja, kalau putrimu ingin selamat, kamu harus menebus dengan uang sebesar US$555 juta. Kami tunggu anda di Gudang Garam di negeri Kansas. Jika anda tidak dapat memenuhi permintaanku, aku akan tusuk putrimu dengan Djarum Super sampai Bentoel Bentoel".

Raja menjadi geram, lalu diadakanlah sayembara untuk mencari pendekar yang dapat menyelamatkan sang putri.

Singkat cerita, terpilihlah Pendekar Sampoerna dengan senjata pamungkasnya : GENTONG! Sang Pendekar rupanya pernah berguru dengan seorang suhu dari negri Tiongkok, bernama Djie Sam Soe. Sang pendekarpun berangkat ke medan laga untuk menyelamatkan sang putri. Sebelum berangkat sang pendekar mohon pamit, "Wismilak, suhu", kata sang Pendekar. Dijawab oleh si suhu "Get Lucky, muridku". Sang Raja pun berucap untuk sang pendekar "Lasta Masta".

Dengan semangat dan perlawanan yang gigih di bukit Dunhill akhirnya sang pendekar dapat menyelamatkan sang putri.

Raja sangat senaaaang sekali dan diadakanlah pesta semalam suntuk di restorant LA Light. Pada saat makan malam berlangsung, sang Raja menghampiri sang Pendekar yang sedang murung. Raja berkata, "Wahai pendekar, ini bukan Basa Basi lho, pesta ini diadakan khusus untuk merayakan kegagah-beranian anda, mengapa malah murung?"

Lalu pendekarpun menjawab raja "Pria Punya Selera".

Musik Gw